Beranda > Blog > Standar Penggantian Oli Hidrolik pada Mesin yang Harus Diikuti

Standar Penggantian Oli Hidrolik pada Mesin yang Harus Diikuti

Tips / 11 June 2023

Standar Penggantian Oli Hidrolik pada Mesin yang Harus Diikuti

Bagaimana standar penggantian oli hidrolik excavator? Sebenarnya mengganti oli tersebut tidak sesulit yang Anda pikirkan. Cukup 10 langkah saja dan Anda berhasil mengganti oli.

Perlu Anda pahami juga bahwa mengganti oli hidrolik mesin pada excavator merupakan perawatan wajib. Anda harus melakukannya secara berkala dan tepat waktu agar terhindar dari masalah yang berpotensi mengakibatkan kerusakan pada mesin. Misalnya oli hidrolik panas yang menyebabkan performa mesin mengalami masalah.

 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli?

Selain memperhatikan penggantian oli, Anda juga harus mengecek kualitas oli apakah memang sudah harus ganti atau layak pakai. Sementara itu, waktu ideal mengganti oli mesin terutama pada excavator yaitu antara 250 sampai 500 jam pengoperasian.

Ketika sudah mencapai perkiraan waktu tersebut, sudah pasti Anda harus segera mengganti oli. Jangan memaksakan mesin excavator Anda dengan alasan karena harus ada pekerjaan yang Anda selesaikan. Anda harus mendahulukan penggantian oli mesin sebelum mengoperasikan kembali excavator tersebut.

Mengganti oli tepat waktu bertujuan untuk menghindari masalah pada mesin. Jadi, sebelum mesin excavator bermasalah, maka segera ganti oli. Apalagi biaya perbaikan mesin akibat telat ganti oli tidak sedikit dan belum lagi pekerjaan Anda yang harus tertunda.

Baca juga: Jenis Oli Alat Berat yang Cocok untuk Unit Tambang

 

Akibat Telat Ganti Oli Mesin

Beberapa kondisi akibat telat ganti oli yaitu:

  • Overheating, suhu mesin menjadi lebih panas dibandingkan suhu pada umumnya. Kondisi tersebut karena performa oli sudah tidak maksimal sehingga harus segera Anda ganti.
  • Ketika Anda tidak mengganti oli, maka kualitas mesin perlahan akan menurun. Oli tersebut semakin lama akan menghitam sehingga fungsinya yang seharusnya sebagai pelumas tidak dapat bekerja dengan baik.
  • Suara mesin pun menjadi terdengar lebih kasar dan kendaraan Anda cenderung lebih sulit ketika pertama kali menyalakannya.
  • Telat ganti oli juga berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih boros.

 

Persiapan Sebelum Mengganti Oli Hidrolik

Sebelum mempelajari seperti apa standar penggantian oli hidrolik mesin, pastikan Anda memperhatikan beberapa hal sebagai persiapan. Dengan begitu, proses penggantian oli berlangsung lancar tanpa kendala.

  • Anda perlu menyiapkan oli SAE 40. Perlu diperhatikan bahwa masing-masing unit excavator mempunyai takaran oli mesin berbeda. Pentingnya mengecek dengan benar saat pengisiannya nanti agar tidak berlebihan atau malah kurang dari takaran seharusnya.
  • Anda juga harus menyiapkan filter oli mesin, filter udara, serta filter bahan bakar. Sebaiknya Anda mengganti filter bersamaan agar pengontrolan menjadi lebih mudah.
  • Lalu, Anda perlu menyiapkan wadah sebagai tempat penampung oli bekas. Wadah tersebut harus aman serta tidak mudah tumpah. Ini karena oli tumpah akan merusak lingkungan sekitar.
  • Sangat penting memperhatikan kunci-kunci, termasuk juga kunci filter.
  • Terakhir, siapkan lap lembut dan bersih. Nanti Anda menggunakannya saat membersihkan stik atau level oli mesin.

Setelah Anda mempersiapkan beberapa hal di atas, sekarang waktunya Anda mengganti oli mesin hidrolik. Jangan melakukan penggantian oli secara terburu-buru dan pastikan Anda mengikuti setiap langkah secara benar.

 

Standar Penggantian Oli Hidrolik Mesin Excavator yang Benar

Untuk cara cek oli hidrolik excavator maupun menggantinya memang perlu teknik tersendiri. Anda tidak dapat melakukannya sembarangan karena khawatir malah berdampak buruk terhadap mesinnya.

Misalnya untuk excavator Sumitomo tipe 220, jenis oli hidrolik yang dipakai pada sistem hidrolik semua mobil yaitu 420L. Kemudian ada oli hidrolik tangki yaitu 225L yang akan tersimpan pada sistem. Maka dari itu, informasi mengenai cara mengganti oli hidrolik excavator ini akan sangat bermanfaat.

  • Pertama, tempatkan wadah yang telah Anda siapkan di bawah tempat Anda nanti melakukan penggantian oli. Pastikan oli tersebut memang benar-benar terbuang ke wadah tersebut.
  • Kedua, mulailah untuk melepas baut di tempat pembuatan oli alias oil fan. Anda bisa melepasnya menggunakan kunci yang sudah Anda siapkan.
  • Kemudian, lanjutkan dengan membuka tutup pengisian oli sehingga oli tersebut bisa lebih cepat turun.
  • Sambil menunggu, Anda bisa mengganti seluruh filter yang telah Anda siapkan sebelumnya.
  • Saat oli sudah berhasil keluar, Anda harus melakukan pemasangan baut pembuang oli yang sebelumnya Anda lepas. Lalu jangan lupa mengencangkannya.
  • Langkah berikutnya yaitu mulai masukkan oli baru secara perlahan. Perhatian juga level takaran pada oli mesin tersebut. Pastikan tidak berlebih dan berkurang.
  • Lalu tutup tempat pengisian oli.
  • Amankan oli bekas yang sudah Anda ganti serta kunci-kunci yang Anda gunakan untuk mengganti oli.
  • Sekarang Anda berhasil mengganti oli mesin.

Sebagai tambahan, Anda perlu membersihkan oli sisa yang biasanya ada di sekitar mesin. Tujuannya agar tidak sampai ada kerak oli yang menjadi sebab kotoran masuk ke ruang pembakaran.

Selain itu, untuk filter oli serta bahan bakar sebaiknya Anda isi terlebih dahulu. Selanjutnya, sebelum filter bahan bakar Anda buka, maka pastikan kran bahan bakar tersebut kondisinya tertutup.

 

Konsultasikan Kebutuhan Oli Hidrolik dengan Sefas!

Itulah informasi mengenai penggantian oli hidrolik yang benar. Selain memahami cara mengganti oli, Anda juga harus memilih oli yang tepat. Salah memilih oli hanya akan membuat mesin berpotensi mengalami masalah.

Untuk itu, Sefas hadir sebagai distributor oli Shell resmi dan terpercaya. SEFAS sudah sangat berpengalaman sejak 1997 dan menjadi salah satu distributor terpercaya sampai sekarang. Anda dapat menghubungi Kontak Sefas untuk info selengkapnya.

 

FAQ

Berapa lama ganti oli excavator?

Sebelum Anda melakukan penggantian oli mesin pada excavator, sangat penting mengetahui kapan Anda harus mengganti olinya. Anda harus mengganti oli tersebut sekitar 250 sampai 500 jam pengoperasian. Jadi, ketika excavator tersebut sudah berada dalam jangka waktu tersebut, maka segera melakukan penggantian oli.

 

Apa penyebab oli hidrolik cepat panas?

Terdapat beberapa alasan mengapa oli hidrolik menjadi cepat panas. Akan tetapi, salah satu penyebabnya yaitu sistem sirkulasi pendingin tidak dapat bekerja secara baik. Misalnya terjadi penyumbatan dingin maupun saluran kotor sehingga efisiensi pendingin menjadi menurun serta suhu minyak menjadi lebih tinggi.

 

Berapa kali Engine Flush?

Kondisi ini menjadi tanda bahwa terjadi oksidasi yang tinggi. Adanya oksidasi tersebut bisa meningkatkan penguapan. Ketika Anda membiarkannya, maka suhu mesin dapat terpengaruh yang berdampak pada munculnya deposit. Secara ideal, engine flush bisa Anda lakukan satu maupun dua tahun sekali.

 

Berapa jam alat berat ganti oli?

Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 250 jam.