Beranda > Blog > Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin yang Perlu Anda Ketahui

Tips / 27 September 2023

perbedaan oli mesin diesel dan bensin

Oli mesin adalah salah satu komponen penting yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga kinerja mesin kendaraan Anda agar tetap optimal. Tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga sebagai pendingin dan pembersih bagi komponen-komponen dalam mesin.

Salah satu perbedaan penting yang perlu Anda pahami adalah perbedaan antara oli mesin diesel dan oli mesin bensin. Ketahui perbedaannya pada penjelasan dibawah ini. 

4 Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin

Meskipun kedua jenis oli ini memiliki fungsi utama yang sama, ada beberapa perbedaan kunci yang mempengaruhi jenis oli, serta perawatan mesin yang diperlukan. 

1. Viskositas

Salah satu perbedaan oli mesin diesel dan bensin adalah viskositas. Viskositas dapat mengukur seberapa kental atau cair sebuah oli. Oli mesin diesel cenderung memiliki viskositas yang lebih tinggi daripada oli mesin bensin.

Kondisi ini terjadi karena mesin diesel biasanya bekerja dengan suhu operasi yang lebih tinggi daripada mesin bensin. Viskositas yang lebih tinggi membantu oli diesel tetap efektif dalam melumasi mesin yang beroperasi pada suhu yang lebih tinggi.

Di sisi lain, oli mesin bensin memiliki viskositas yang lebih rendah. Hal ini membuatnya lebih mudah mengalir pada suhu yang lebih rendah, yang biasanya terjadi pada mesin bensin. 

Pada product oil shell memiliki jenis oil yang mampu digunakan pada type engine jenis diesel dan bensin yaitu Rimulla R4 X 15W-40 serta memberikan perlindungan extra untuk kendaraan anda.

2. Deterjen

Kedua jenis oli mesin, baik diesel maupun bensin, memiliki kandungan deterjen yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mesin yang berbeda. 

Oli mesin diesel seringkali mengandung lebih banyak kandungan deterjen dan dispersant untuk membersihkan dan melindungi mesin dari deposit karbon dan kotoran yang dapat terbentuk dalam mesin diesel.

Kondisi ini terjadi karena mesin diesel cenderung menghasilkan lebih banyak endapan dan karbon dibandingkan dengan mesin bensin.

Pada oli mesin bensin juga mengandung deterjen untuk menjaga kebersihan permukaan yang akan dilindungi pada komponen  mesin bensin. Zat aditif  ini dapat membantu meminimalisir terjadinya peningkatan oksidasi pada komponen engine.

3. Ketahanan Terhadap Suhu

Perbedaan oli mesin diesel dan bensin selanjutnya adalah ketahanannya terhadap suhu. Oli mesin diesel harus dapat mengatasi suhu operasi yang lebih tinggi daripada oli mesin bensin. Mesin diesel menghasilkan panas yang lebih banyak karena tekanan kompresi yang tinggi dalam siklus kerjanya.

Oleh karena itu, oli mesin diesel dirancang untuk dapat beroperasi pada suhu yang lebih tinggi tanpa mengalami degradasi yang signifikan.

Sementara itu, oli mesin bensin biasanya beroperasi pada suhu yang lebih rendah, dan oli tersebut tidak harus memiliki ketahanan terhadap suhu sebanyak oli mesin diesel.

4. Perawatan Mesin

Perbedaan kedua oli mesin ini juga mempengaruhi perawatan mesin kendaraan Anda. Mesin diesel biasanya memerlukan perawatan yang lebih ketat daripada mesin bensin karena bekerja dalam kondisi yang lebih keras. 

Perawatan tersebut termasuk penggantian oli secara teratur sesuai dengan rekomendasi produsen dan pemantauan tingkat viskositas oli. Pemilik kendaraan diesel juga harus memperhatikan kualitas oli mesin yang digunakan.

Penggunaan oli mesin diesel yang tepat dapat memperpanjang umur mesin dan menghindari masalah  karena penggunaan oli yang tidak sesuai.

Sementara itu, pemilik kendaraan bensin harus mengikuti panduan perawatan mesin bensin yang disarankan oleh produsen. Hal ini mencakup penggunaan oli mesin bensin yang sesuai dengan spesifikasi mesin. 

Selain itu, memilih oli mesin yang tepat adalah langkah yang sangat penting dalam menjaga produktivitas dan efisiensi kendaraan Anda.

4 Manfaat Mengganti Oli Mesin Sebelum Purging

Selain memilih oli mesin diesel yang tepat, Anda juga wajib memperhatikan perawatannya. Dalam perawatannya, Anda harus sering melakukan penggantian oli pada kendaraan mesin diesel Anda agar tidak ada kotoran yang menyumbat ruang bakar mesin. Berikut adalah 4 manfaat mengganti oli mesin sebelum purging, yaitu:

A. Pemeliharaan yang Lebih Efisien

Mengganti oli sebelum proses purging adalah langkah yang cerdas dalam pemeliharaan mesin diesel Anda. Oli mesin yang kotor atau tercemar dapat menghambat efisiensi mesin dan menyebabkan kerusakan yang lebih serius.

Oleh karena itu, dengan mengganti oli sebelum purging, Anda dapat memastikan bahwa sistem bahan bakar yang digunakan dalam proses purging tidak akan tercemar oleh oli yang usang.

Hal ini akan membantu menjaga sistem bahan bakar agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik, sehingga mengurangi risiko masalah yang lebih serius di masa depan.

B. Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar

Oli mesin yang bersih dan berkualitas tinggi akan memberikan dampak secara langsung pada efisiensi bahan bakar kendaraan mesin diesel Anda. Ketika mesin dilumasi dengan baik oleh oli yang sesuai, gesekan antar komponen mesin berkurang, hingga pada akhirnya mengurangi konsumsi bahan bakar.

Mengganti oli sebelum purging akan memastikan bahwa proses purging berjalan lebih efisien dan menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah. Anda juga dapat menghemat anggaran Anda pada pompa bensin dan mengurangi dampak pada lingkungan di sekitar Anda.

C. Menjaga Emisi yang Lebih Rendah

Kendaraan mesin diesel sering kali dianggap sebagai penyumbang emisi karbon dioksida yang tinggi. Namun, jika Anda dapat memelihara kendaraan dengan tepat, Anda dapat mengurangi emisi yang dihasilkan oleh kendaraan.

Oli mesin yang baik adalah salah satu faktor yang berkontribusi pada emisi yang lebih rendah. Selain itu, dengan mengganti oli sebelum purging, Anda dapat memastikan bahwa kendaraan tetap mematuhi standar emisi yang lebih ketat dan membantu melindungi lingkungan.

D. Memperpanjang Umur Mesin Kendaraan Anda

Salah satu manfaat paling signifikan dari mengganti oli sebelum purging adalah memperpanjang umur mesin. Oli mesin yang kotor atau usang dapat menyebabkan keausan yang berlebihan pada komponen mesin, seperti piston, cincin piston, dan bearing.

Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan serius dan biaya perbaikan kendaraan Anda akan semakin mahal. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu menjaga oli mesin dalam kondisi yang baik agar komponen mesin kendaraan terlindungi dari keausan yang berlebihan dan memperpanjang umur kendaraan Anda.

Sudah Tahu Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin?

Itulah beberapa perbedaan oli mesin diesel dan bensin yang perlu Anda perhatikan dan pertimbangkan ketika hendak memilih oli untuk kendaraan logistik. Jangan lupa untuk memilih oli mesin diesel yang berkualitas dan menggantinya secara berkala agar kendaraan Anda dapat berfungsi optimal. 

Memilih oli mesin diesel yang tepat untuk mobil logistik adalah langkah penting dalam menjaga produktivitas kendaraan. Anda bisa mencari tahu cara memilih oli mesin diesel berkualitas untuk mobil logistik agar kendaraan tidak cepat rusak. Selain itu, dapat berkonsultasi dengan salah satu tim Sefas untuk memilih oli berkualitas sesuai kendaraan Anda. Hubungi kontak Sefas sekarang!

FAQ

Apa perbedaan antara mesin bensin dan diesel?

Mesin bensin menggunakan bahan bakar bensin. Sedangkan mesin diesel menggunakan solar.

Bisakah oli mesin bensin dipakai ke mobil diesel?

Bisa. Pada Beberapa pabrikan mesin menggunakan standrat Oli yang sama antara mesin bensin dengan mesin diesel dengan catatan penggunaan pelumas sesuai dengan ketentuan dari OEM untuk menghindari mesin menjadi kasar atau berat ketika dikendarai. 

Apakah oli mesin bensin bisa dipakai untuk mesin diesel?

Bisa. Dengan Catatan penggunaan Pelumas sesuai dengan rekomendasi dari OEM.

Apa kode oli mesin diesel?

Kode oli mesin diesel adalah huruf “C”. Sedangkan oli mesin bensin adalah huruf “S”. 

Berapa lama ganti oli mesin diesel?

Penggantian oli kendaraan diesel ketika kendaraan sudah mencapai 5.000 km atau 6 bulan sekali.